Selasa, 15 November 2016

RESUM BUKU KOMUNIKASI BISNIS (Drs. Umar Farouk Zuhdi, M. Si) Bab 1

BAB 1
DASAR-DASAR KOMUNIKASI BISNIS

1.1             Pengertian Komunikasi
Istilah komunikasi berasal dari kata communicatio yang berarti pemberitahuan atau pertukaran pikiran. Secara etimologis kata communicatio bersumber dari kata communis , yang memiliki arti sama yaitu sama maknanya. Menurut Keith Davis komunikasi adalah pemindahan pengertian dari satu orang kepada orang lain. T. Hani Handoko mengatakan bahwa komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang kepada orang lain bukan hanya kata-kata melainkan mimik wajah, intonasi, titik putus suara atau vokal dan sebagainya. Pendapat keduanya tidak mempersoalkan respon negatif ataupun positif. Sedangkan menurut Judith Dwyer bahwa baru dikatakan komunikasi apabila dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan pesan terdapat respon yang positif.
a.       Definisi Brent D. Ruben
Komunikasi adalah suatu proses koordinasi yang dilakukan oleh individu dengan lingkungannya dengan cara meciptakan , mengirimkan, dan menggunakan informasi (bersifat interaktif).
b.      Definisi Louis Frosadale
Yaitu proses yang membuat sistem dibangun, dipelihara, dan diubah dengan menggunakan isyarat yang digunakan bersama-sama dan bekerja menurut aturan-aturan tertentu (bersifat kelembagaan).
c.       William J. Seiler
Komunikasi adalah proses pengiriman , penerimaaan, dan pemberian arti  terhadap simbol verbal dan non verbal.
d.      Hovland, Janis dan Kelly
Mereka mengatakan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian stimulus biasanya verbal yang dilakukan oleh seseorang  untuk mengubah perilaku orang lain.
e.       Definisi yang lebih komprehensif
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dengan menggunakan lambang-lambang baik lambang verbal maupun non verbal dengan menggunakan media dan bertujuan melakukan perubahan perilaku.

1.2             Tujuan Komunikasi
Tujuan dasar komunikasi adalah untuk mencapai persamaan presepsi antara komunikator dan komunikan. Komunikasi yang baik memiliki tujuan merubah sesuatu kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik. Agar hal tersebut dapat direalisasikan maka harus memperhatikan faktor psikologi.

1.3             Model Komunikasi
a.       Model Lasswell
Model ini mengguakan lima macam pertanyaan yakni who, say what, in which medium, to whom, dan what effect. Artinya  apa yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan dengaan menggunakan media apa  dan efek apa yang ditimbulkan. Model komunikasi ini  bersifat satu arah.
b.      Model Schrauman
Model Schrauman lebih menitiberatkan pada pengalaman komunikator dan komunikan sehingga tidak terjadi missundesrstanding akibat kesalahan interpretasi.
c.       Model Komunakasi Berlo
Model ini terdiri dari 4 sub peting yaitu Sumber, pesan , media dan sipenerima pesan. Yang penekanannya terdapat pada makna suatu pesan terletak bagaimana komunikan menginterpretasikan pesan tersebut , bukan pada bagaiman kata-kata tetapi presepsi dan penerjemahan terhadap kata-kata.
d.      Model Komuniaksi Seiler
Model komunikasi 2 arah bersifat universal. Seiler berpendapat pengirim pesan memiliki 4 peranan yaitu menentukan arti apa yang akan dikomunikasikan, menyandikan arti menjadi suatu pesan , mengirimkan pesan, mengamati, dan bereaksi terhadap tanggapan dari penerima pesan.
e.       Mode Komunikasi Shanon & Wever
Terdapat 6 komponen dalam model ini, yaitu sumber informsi , saluran , penyandian pesan , penterjemahan pesan, tujuan dan sumber gangguan. Dalam model ini terdapat 2 jenis saluran yaitu, saluran alami yakni terdapat pada manusia seperti yang berupa organ-organ bicara dan saluran komunikasi hasil rekayasa tekhnologi. Saluran komuniaksi hasil rekayasa tekhnologi.          


1.4             Komuniaksi bagi Manusia
Fungsi komuniaksi bagi manusia ada 2 yaitu :
1.      Fungsi eksistensial
2.      Fungsi budaya
Fungsi eksistensial adalah fungsi komunikasi yang secara otomatis melekat pada diri manusia. Apabila fungsi komunikasi ini ditiadakan maka manusia akan menderita secara psikologis. Sedangkan  fungsi budaya     yaitu  fungsi komunikasi untuk membangun budaya    dari waktu kewaktu sehingga tercapai perkembangan peradaban manusia yang lebih maju dari makhluk Tuhan lainnya.                                                                 

1.5             Proses Komunikasi
Komponen-komponen  komunikasi  yaitu :
1.      Komunikator
Seseorang atau sekelompok orang yang menyampaikan suatu pesan kepada orang lain dalam kegitan komunikasi baik secara lisan , tulisan, langsung atau tidak langsung, verbal maupun non verbal.
2.      Pesan
Pesan adalah lambang-lambang yang bermakna, yaitu lambang-lambang yang membawa pemikiran dan perasaan komuniakator. Pesan yang disampaikan dalam bentuk komunikasi biasanya dalam bentuk bahasa karena merupakan lambang yang paling  efektif dibandingkan dengan lambang-lambang lainnya.
3.      Komunikan
Adalah seseorang atau sekelompok orang yang menjadi sasaran komunikator dalam penyampaian pesan dalam suatu proses komunikasi. Komunikan dapat bersifat homogen dan heterogen . Hal-hal yang mempengaruhi keduanya adalah usia, tingkat pendidikan , status sosial, kegemaran, agama dan sebagainya.
4.      Media
Merupakan alat atau sarana yang digunakan dalam berkomunikasi oleh komunikator ketika menyampaikan pesan kepada komunikan. Faktor jarak dan faktor kenyamanan yang menyebabkan sesorang menggunakan media ketika melakukan komunikasi.


5.      Efek
Efek adalah reaksi , respon atau tanggapan yang diberikan oleh komunikan ketika komunikator menyampaikan pesan dalam proses komunikasi. Efek dapat berbentuk verbal dan non verbal dan juga bersifat kognitif , afektif dan konatif.

Proses Komunikasi

Pesan

Komunikan

Komukator

Media
 


                                                                 EFEK
                                                                                

1.6             Komunikasi Bisnis
Dalam pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen, yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan komunikasi merupakan suatu yang inklusif yaitu pasti ada karena kegiatan manajemen melibatkan banyak orang dan harus menggunakan komunikasi yang afektif jika tidak maka tidak akan menciptakan team work yang baik.

1.7             Gaya Manajemen dan Komunikasi
Gaya kepemimpinan seseorang akan mempengaruhi cara orang tersebut melakukan komunikasi.Untuk dapat melaksanakan gaya kepemimpinan dalam suatu menajemen harus memperhatikan;
·         Anda sebagai pemimpin
·         Karyawan
·         Tugas yang harus dikerjakan
Terdapat 4 gaya kepemimpinan yaitu :
1.      Directing yakni yang paling tepat digunakan ketika terjadi kerumitan seperti dalam kondisi dibawah tekanan. Namun gaya kepemimpinan ini memiliki kelemahan seperti terjebak pada komunikasi yang berlebihan dan buang-buang waktu. Gaya ini disebut otoriter.
2.      Coaching digunakan bila karyawan telah memiliki pengalaman dan motivasi kerja yang lebih baik. Yang dilakukan hanya memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai suatu tugas. Gaya ini disebut juga supervisory.
3.      Supporting yang dinamakan gaya kepemimpinan leissez faire lebih cocok digunakan ketika karyawan telah menguasai teknik-teknik menyelesaika tugas atau pekerjaan yang diharapkan.
4.      Delegating paling tepat digunakan dalam keadaan karyawan sudah dapat mengerjakan tugas secara efektif dan efisien. Gaya kepemimpinan ini disebut gaya demokratis.

1.8             Hambatan-hambatan dalam komunikasi
Hambatan dalam berkomunikasi dibagi menjadi 2 yaitu internal dan eksternal. Hambatan internal adalah hambatan yang berasal dari dalam diri individu yang terkait dengan kondisi fisik  dan psikologi. Sedangkan hambatan ekseternal adalah hambatan yang berasal dari luar diri individu yang terkait dengan lingkungan fisik dan lingkungan sosial budaya. Hambatan komunikasi dapat disebabkan oleh penyampaian pesan kurang efektif, perbedaan tingkat dalam organisasi ,perbedaan presepsi, kurang perhatian, adanya hello effet dan emosi.

1.9             Cara Mengatasi Hambatan dalam Komunikasi
Beberapa cara dalam mengurangi hambatan yaitu menggunakan umpan balik, harus saling memahami antara individu, menggunakan komunikasi langsung dan harus menggunakan bahasa yang sederhana. Apabila hal tersebut dilakukan dengan terus menerus otomatis hambatan-hambatan yang terjadi dapat diminimalisir.

1.10       Jenis-jenis komunikasi
1.10.1    Berdasarkan jumlah orang yang berkomunikasi
a.       komunikasi perseorangan/ pribadi
b.      komunikasi dengan banyak orang
1.10.2    Berdasarkan cara penyampaian pesan
a.       komunikasi lisan
·         komuniaksi langsung
·         komunikasi tidak langsung
b.      komunikasi tertulis
·         surat atau korespondensi
·         foto, gambar, grafik, diagram
·         formulir, memo
·         naskah seperti laporan
1.10.3    Berdasarkan simbol/lambang pemyampaian pesan
a.       komunikais verbal
b.      komunikasi non verbal
1.10.4    Berdasarkan perilaku
a.       komunikasi formal/ resmi
b.      komunikasi informal/ tidak resmi
1.10.5    Berdasarkan ruang lingkup
a.       komunikasi internal
b.      komunikasi eksternal
1.10.6    Berdasarkan arah komunkasi
a.       komuniaksi satu arah
b.      komunikasi dua arah

1.11       Komunikasi Bisnis dan Tekhnologi
Setiap orang dapat berkomunikasi kapan saja dengan menggunakan tekhnologi yang canggih untuk segala keperluan termasuk keperluan bisnis. Tingkat kecanggihan tekhnologi akan sangat mempengaruhi kualitas komunikasi.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar