BAB 3
KOMUNIKASI NON VERBAL
3.1 Pengertian
Komunikasi Non Verbal
Bahasa
non verbal sangat efektif untuk menyampaikan pesan. Para pakar komunikasi
berpendapat kkomunikasi non verbal mempengaruhi efektifitas komunikasi sebanyak
kurang lebih 65%, komunikasi verbal hanya memberi pengaruh 7% , dan nada suara atau infleksi memberi
pengaruh 28%.
Beberapa
karakteristik bahasa non verbal;
·
Harus berhati-hati
dalam memaknai bahasa non verbal
·
Komuniaksi non verbal
sebagai pelengkap komunikasi verbal.
·
Komunikasi non verbal
sangat mungkin disalahpahami.
3.2Komponen Komunikasi Non
Verbal
1.
Bahasa
tubuh, berupa kontak tubuh, gerak isyarat,
postur tubuh, anggukan/ gelenagan kepala, mimik wajah dan gerakan mata.
2.
Jarak
fisik, memperlihatkan jarak psikologi antara dua orang yang berkomunikasi.
·
Intimate zone,
sepaasang kekasih dan suami-istri ( 0-18 inci)
·
Personal zone, terjadi
dalam suasana esta (18 inci- 4 kaki)
·
Social zone , dengan
orang yang belum dikenal (4-10 kaki)
·
Public zone, ketika
seseorang sedang berpidato (>10 kaki)
·
Orientasi, posisi fisik
seseorang dengan orang lain dalam berkomunikasi.
3. Non Linguistik, merupakan
makna yang dapat ditimbulkan oleh nada, irama, tekanan kata-kata di luar
suasana kata, frase dan kalimat ayang merupakan unsur gramatikal atau tata
bahasa.
4. Komponen non verbal
lainnya, seperti warna, waktu dan penampilan
diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar