Selasa, 15 November 2016

RESUM KOMUNIKASI BISNIS UMAR FAROUQ IV

BAB 4
KOMUNIKASI LISAN

1.1   Pentingnya Komunikasi Lisan
Keterampilan komunikasi lisan dapat membantu efektifitas proses pelaksanaan pekerjaan bersama dengan orang lain. Berbicara atau berkomunikasi lisan merupakan kegiatan komunikasi yang frekuensinya sangat tinggi. Dalam perusahan komunikasi lisan dapat ditemui dalam rapat, wawancara , negosiasi dan lainnya.
1.2   Bagaimana Berbicara Efektif Itu ?
Komunikasi lisan tidak cukup dipelajari secara teoritis tetapi harus dipelajari secara praktis. Dalam praktek komunikasi lisan di bidang bisnis, komunikasi lisan tersebut dapat berupa kegiatan public speaking seperti pidato dan ceramah atau presentasi.
1.3   Kiat-Kiat Public Speaking
Gerald Green memberikan beberapa kiat-kiat Public speaking;
1.      Menjadi diri sendiri.
2.      Berbicara menurut kepentingan audience.
3.      Menjadi orang yang layak untuk membawakan topik.
4.      Jangan merisaukan kegugupan, suara, aksen, tingkat pendidikan.
5.      Mengatasi rasa malu.
6.      Bicaralah dengan antusias dan tulus dan jangan terlalu ambil pusing dengan respon pendengar.
7.      Menambah pengetahuan dan banyak berlatih.
8.      Menikmati public speaking.

1.4   Tujuan Komunikasi Lisan
1.      Menginformasikan kepada audience menganai hal yang baru dalam organisasi.
2.      Meyakinkan audience tentang suatu hal yang penting bagi organisasi
3.      Membujuk audience untuk bersikap sesuai dengan harapan oraganisasi.
4.      Menginspirasi audience untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan kepentingan organisasi.
5.      Menghibur audience agar merasa nyaman dan senang dengan informasi yang disampaikan.

1.5   Prinsip-Prinsip public Speaking
1.      Prinsip Motivasi
·         Memberitahukan manfaat materi yang disampaikan.
·         Menggunakan audience sebagai contoh dalam ilustrasi.
·         Membangkitkan rasa ingin tahu.
2.      Prinsip Perhatian
·         Menyampaikan cerita yang menarik
·         Berbicara dengan menggunakan kata frasa dengan keras atau lambat.
·         Melakukan tindakan secara tiba-tiba.
·         Menyajikan materi sesuai kebutuhan.
3.      Prinsip Keinderaan, memaksimalkan fungsi indera-indera.
4.      Prinsip Pengertian
·         Gunakan kalimat dan ilustrasi yang mudah dipahami.
·         Pembicaraan dibuat sistimatis dan memoteknik
5.      Prinsip Pengulangan, pembicara mengulangi bagian yang penting agar tidak mudah dilupakan oleh pendengar.
6.      Prinsip Kegunaan, materi yang disampaikan harus benar-benar berguna bagi pendengar.

1.6   Peluru Emas Komunikasi Lisan
Ketika seorang pimpinan melakukan presentasi bisnis didepan publik , tentu memiliki target komunikasi yang diharapkan dapat dicapai. Untuk dapat mencapai target komunikasi, maka perlu membuat strategi yang terencana dengan baik.
1.      Peluru Emas Pertama, yaitu mengatakan bahwa sangat senang berada ditengah-tengah mereka.
2.      Peluru emas kedua, memberikan pujian yang tulus
3.      Peluru emas ketiga, sebut nama beberapa orang audience.
4.      Peluru emas keempat, jangan menonjolkan kelebihan tetapi tunjukan kredibilitas secara proposional.
5.      Peluru emas kelima, menggunakan kata sapaan kita bukan anda.

1.7     Bagaimana melakukan public speaking yang menarik ?
1.      Berbicara dengan santai, tersenyum,dan jangan menciptakan terbar pesona.
2.      Menggunakan bahasa yang tidak terlalu formal.
3.      Memanfaatkan kontak mata secara efektif.
4.      Menyiapkan catatan.

4.8        Metode Penyajian
A.    Metode Impromtu, metode ini digunakan tanpa melakukan persiapan karena lebih banyak improvisasi.
B.     Metode Menghafal, biasanya digunakan oleh pemula yang belum berpengelaman dan terasa kaku, tidak ekspersif, dan terkesan tradisional dan kurang menarik.
C.    Metode Naskah, dengan menggunakan metode ini maka dapat menghindar dari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan.
D.    Metode Estemporan, dengan menggunakan catatan kecil sehingga materi yang disampaikan secara sistematis.

4.9        Panduan Melakukan Public Speaking dari Awal sampai Akhir
1.      Harus memilik rasa percaya diri yang tinggi.
2.      Lebih awal tiba ditempat public speaking.
3.      Bersikap setenang mungkin.
4.      Ambil posisi yang nyaman.
5.      Perkenalkan diri yang sopan dan rendah hati.
6.      Buat penyajaian awal yang menyenangkan.
7.      Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
8.      Berbicara dengan suara yang nyaman, jelas dan bersemangat.
9.      Manfaatkan kontak mata.
10.  Pelajari tanggapan audience dengan membaca ekspresi wajah mereka.
11.  Menggunakan bahasa tubuh yang efektif.
12.  Humor untuk mengurangi rasa gugup.
13.  Jangan jeda terlalu lama.
14.  Tampilah secara menarik.
15.  Jangan membaca materi secara langsung dari catatan.
16.  Menggunakan tekhnik bertanya yang baik.
17.  Menjawab pertanyaan untuk semua audience.
18.  Mengapresiasi setiap pertanyaan.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar